COMMUNICATION CODE (Kode Komunikasi)

peluru-dan-handy-talky

😀 diilhami oleh seorang saudagar berkacamata yang menyapa ku di YM dengan tulisan 8-1-3 gan. Karena disangka tidak “gaul”, akhirnya saya langsung menuju paman google. Ternyata…….Hah…….gaaan gaaan ada-ada saja, saja ada-ada. Okay, langsung menuju TKP……

Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi diantara keduanya. Pada umumnya, komunikasi dilakukan dengan menggunakan kata-kata (lisan) yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa nonverbal.

Dalam bentuk yang lebih maju, digunakan kode morse dalam melakukan komunikasi. Kode morse pertama kali di ciptakan sejak tahun 1800-an oleh F.B. Morse berkebangsaan Amerika. Istilah lain dari kode morse adalah Telegrafie atau disebut juga dengan istilah kata sandi morse. Kode morse biasanya digunakan pada komunikasi maritim, perhubungan darat/laut, angkatan bersenjata dan amatir radio. Pada Zaman Perang dunia I & II Kode morse sangat dibutuhkan pada setiap Negara karena, kegunaannya untuk dinas rahasia Negara, karena lebih singkat, lebih cepat dan masih dapat diterima sinyal pancarannya yang sangat lemah sekalipun. Disinilah kelebihan dari kode morse itu, namun kelemahannya bahwa orang beranggapan bahwa untuk belajar kode morse sangat sulit dan membutuhkan waktu yang tidak sedikit.

Dalam perkembangannya, tentu dapat diciptakan kode-kode komunikasi lain yang lebih kompleks seperti bahasa pemrogaman dan networking. Kode-kode tersebut diciptakan agar komputer bisa membaca perintah yang diberikan kepadanya. Terdapat kode-kode yang hanya dimengerti oleh suatu komunitas tertentu yang telah menyepakati kode-kode tersebut. Hal ini efektif untuk menyampaikan informasi yang bersifat rahasia karena orang diluar komunitas tersebut tidak akan mengetahui isi informasi yang disampaikan. Gangguan dalam komunikasi mungkin terjadi apabila tarjadi kesalahan dalam penulisan angka dan karakter sehingga akan menyebabkan kesalahan intepretasi oleh receiver. Jadi untuk informasi dengan menggunakan kode, ketelitian merupakan hal yang penting karena kesalahan satu karakter akan menyebabkan terjadinya bias dalam pemahaman informasi yang disampaikan yang akan berdampak buruk bagi pengguna informasi tersebut.

Berikut adalah komunikasi yang sering dilakukan oleh petugas polisi atau anggota militer lainnya:

Continue reading

  • CALENDAR (Kalender)

    October 2009
    M T W T F S S
    « Sep   Nov »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • ARABIC CALENDER (Kalender Masehih)

  • RECENT VISITOR (Pengunjung hari ini)

  • VISITOR (Pengunjung)

    • 86,227 Views
  • CHAT ONLINE

  • TRANSLATE THIS BLOG TO YOUR LANGUAGE

  • SUPPORTED & SPONSORED BY (Didukung dan disponsori oleh)

    Pman Kuya's Facebook profile
  • RECENT READER (Pembaca hari ini)

    View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile View My Profile