Bunga Edelweiss dan Bunga Abadi “Kertas” Wamena

Sekitar tahun 2003, saya dan teman-teman dengan gagah beraninya menaiki Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Pengalaman pertama dan terakhir untuk berpetualang menembus hutan, alam terbuka dan akhirnya sampai di Danau Segara Anak, dibawah puncak Gunung Rinjani. Banyak sekali kenangan-kenangan indah saat ditengah jalan. Salah satunya adalah kami berhasil menemukan Bunga Edelweiss. Meskipun kami tak tahu kepastiannya, kami anggap itu bunga Edelweiss. Tapi menurut informasi yang ada,  Bunga Edelweiss terdapat di Gunung Rinjani. Dan Indonesia patut berbangga memiliki bunga “abadi” yang tak pernah layu. Semoga sifat fisik dari bunga ini berimbas pada negara Indonesia yang kita cintai ini. Berikut ulasan mengenai Bunga Edelweiss.

edelweiss1Orang-orang mungkin jarang mendengar mengenai tumbuhan dengan nama latin Anaphalis Javanica. Tapi bagaimana dengan edelweiss? Pasti sudah sering mendengar nama tanaman edelweiss, atau yang sering disebut-sebut sebagai “ bunga abadi”. Anaphalis Javanica lebih popular dengan sebutan edelweiss jawa (Edelweiss javanica). Pertama kali melihat tanaman ini, rasanya unik. Bunga nya kecil-kecil, cantik, dan tak pernah layu. Edelweiss merupakan family dari sunflower. Kata edelweiss berasal dari bahasa Jerman “edel” yang berarti mulia, dan “weiss” yang berarti putih.


edelweissAnaphalis Javanica merupakan tumbuhan endemic zona alpine/Montana di berbagai pegunungan tinggi Nusantara. Tanaman ini dapat tumbuh dengan ketinggian 8 meter, dan memiliki batang sebesar kaki manusia, walaupun pada umumnya tingginya tidak lebh dari 1 meter. Tumbuhan cantik ini sekarang dikategorikan menjadi tumbuhan langka

leontopodium-alpinumJangan salah, di Eropa pun ternyata ada juga edelweiss. Nama latin nya adalah Leontopodium Alpinum. Edelweiss jawa termasuk tanaman endemic dan langka, berbentuk semak dengan bungan yang berumpun. Sedangkan edelweiss eropa bunganya tidak berumpun. Akan tetapi dua-duanya mempunyai kesamaan yaitu sama-sama cantik.

Leontopodium alpinumLeontopodium Alpinum merupakan salah satu tumbuhan gunung eropa yang terkenal. Nama Leontopodium berarti cakar singa yang berasal dari bahasa Yunani “Leon” (berarti singa) dan “podion” (berarti kaki). Daun dan bunganya ditutupi bulu-bulu putih seperti wool. Tangkai bunga edelweiss dapat tumbuh dari ukuran 3-20 cm menjadi 40 cm. Masing-masing bunga terdiri dari 5-6 kepala bunga kuning kecil (5mm), dikelilingi oleh daun-daun muda menjadi bentuk bintang. Bunga ini akan berkembang antara bulan Juli-September. Tumbuhan ini penyebarannya bervariasi, akan tetapi lebih sering dijumpai di daerah berbatu dengan ketinggian 2000-2900 m. Tumbuhan ini tidak beracun, bahkan sering dipakai dalam pengobatan tradional untuk mengobati perut dan pernafasan. Bulu-bulu tebal yang muncul merupakan adaptasi dari ketinggian tempat, dan melindungi tumbuhan dari dingin, kering, dan dari radiasi UV. Karena tumbuhan ini tumbuh di daerah yang sulit dijangkau, maka di beberapa Negara bagian alpen, tumbuhan ini dihubungkan dengan pendakian gunung.

INDONESIA patut berbangga karena ada Bunga “Abadi” lainnya yang tumbuh di bumi nusantara ini.

BUNGA ABADI “KERTAS” WAMENA

Jika melakukan travel ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya, jangan lupa untuk membeli bunga abadi khas Wamena. Bunga ini diyakini bisa bertahan lama sampai bertahun-tahun seperti bunga edelweiss. Bunga ini banyak ditemukan di pasar Jibama atau di toko-toko suvenir, Wamena. Pengemasannya yang sangat sederhana, hanya dibungkus kertas koran, membuat bunga ini kurang diperhatikan para wisatawan yang berkunjung ke Wamena. Padahal seorang mantan Puteri Indonesia pada saat berkunjung ke Wamena, tahun 2007, cukup hanya membeli setangkai bunga abadi ini sebagai cendera mata khas dari Wamena ke Jakarta.

Berikut bentuk dari Bunga Abadi “Kertas” Wamena

bunga1webjg7bunga12webui0

Bibit Bunga Abadi dan Bunga Abadi Wamena

pasajribemawebhj6bunga123webbnn1

Pasar Jibama, Wamena, sentra bunga Abadi

HeleponPegang is a glorious beacon of lightHeleponPegang is a glorious beacon of lightHeleponPegang is a glorious beacon of lightHeleponPegang is a glorious beacon of lightHeleponPegang is a glorious beacon of lightHeleponPegang is a glorious beacon of light

ஜ۩۞۩ஜ ♥ Edelweiss Anaphalis Javanica ♥ ஜ۩۞۩ஜ

 


Edelweiss
Si Bunga yang begitu diidentikan dengan keabadian…
Quote:
Originally Posted by Edelweis Anaphalis Javanica
Orang-orang mungkin jarang mendengar mengenai tumbuhan dengan nama latin Anaphalis Javanica. Tapi bagaimana dengan edelweiss? Pasti sudah sering mendengar nama tanaman edelweiss, atau yang sering disebut-sebut sebagai “ bunga abadi”. Anaphalis Javanica lebih popular dengan sebutan edelweiss jawa (Edelweiss javanica). Pertama kali melihat tanaman ini, rasanya unik. Bunga nya kecil-kecil, cantik, dan tak pernah layu. Edelweiss merupakan family dari sunflower. Kata edelweiss berasal dari bahasa Jerman “edel” yang berarti mulia, dan “weiss” yang berarti putih.
Anaphalis Javanica merupakan tumbuhan endemic zona alpine/Montana di berbagai pegunungan tinggi Nusantara. Tanaman ini dapat tumbuh dengan ketinggian 8 meter, dan memiliki batang sebesar kaki manusia, walaupun pada umumnya tingginya tidak lebh dari 1 meter. Tumbuhan cantik ini sekarang dikategorikan menjadi tumbuhan langka.

 

Spoiler for Edelweis Anaphalis Javanica:
Spoiler for 1:
Spoiler for 2:
Spoiler for 3:
Spoiler for 4:
Spoiler for 5:

Anaphalis javanica (Javanese Edelweiss) dijual oleh warga Bromo setelah diberi warna.

Jangan salah, di Eropa pun ternyata ada juga edelweiss. Nama latin nya adalah Leontopodium Alpinum. Edelweiss jawa termasuk tanaman endemic dan langka, berbentuk semak dengan bungan yang berumpun. Sedangkan edelweiss eropa bunganya tidak berumpun. Akan tetapi dua-duanya mempunyai kesamaan yaitu sama-sama cantik.
Leontopodium Alpinum merupakan salah satu tumbuhan gunung eropa yang terkenal. Nama Leontopodium berarti cakar singa yang berasal dari bahasa Yunani “Leon” (berarti singa) dan “podion” (berarti kaki). Daun dan bunganya ditutupi bulu-bulu putih seperti wool. Tangkai bunga edelweiss dapat tumbuh dari ukuran 3-20 cm menjadi 40 cm. Masing-masing bunga terdiri dari 5-6 kepala bunga kuning kecil (5mm), dikelilingi oleh daun-daun muda menjadi bentuk bintang. Bunga ini akan berkembang antara bulan Juli-September. Tumbuhan ini penyebarannya bervariasi, akan tetapi lebih sering dijumpai di daerah berbatu dengan ketinggian 2000-2900 m. Tumbuhan ini tidak beracun, bahkan sering dipakai dalam pengobatan tradional untuk mengobati perut dan pernafasan. Bulu-bulu tebal yang muncul merupakan adaptasi dari ketinggian tempat, dan melindungi tumbuhan dari dingin, kering, dan dari radiasi UV. Karena tumbuhan ini tumbuh di daerah yang sulit dijangkau, maka di beberapa Negara bagian alpen, tumbuhan ini dihubungkan dengan pendakian gunung.

Spoiler for Leontopodium Alpinum:
Spoiler for 1:
Spoiler for 2:
Spoiler for 3:
Spoiler for 4:

Ternyata ada juga bunga abadi lainnya, dan itu ada di INDONESIA!!!!

22 Comments

  1. maksih ya…nama qu.aq abadikan dg bunga ini..pi aq pke alamt e-mail dan nama udara qu..

  2. ow ow ow…….

    met kenalan deh…

    btw, thx dah mampir di blog ini

  3. wah edelweis itu sangat indah.

    • yup..emang bener. Bunga edelweis ini sangat indah sekali…apa lagi klo punya di rumah

  4. eldeweiss
    begitu indah
    lambang keabadian cinta
    dalam teriakan hati
    AKU ingin seperti eldeweiss
    ketegarannya
    keindahannya
    seperti cinta yang AKU agungkan
    ABADI untuk selamanya

    • untukmu V3R!y@L
      43V3R…….

      • aamiin

  5. ooooooooooooooow bunga abadi warna putih yayayaya

    • ya ya ya (iklan KB ) hehehe

      • ku ingin memetiknya tapi apa daya…pasti nanti dirazia , he..he..

  6. Ayo kita lestarikan bunga ini

    • setuju dengan kang adin…. 🙂

  7. jumlah nya tinggal berepa?

    • berapa yaah…. belum disensus neh sama saiyah😀

      hehhe… kidding mba karina. yang jelas jumlah nya masih banyak kok (according to Prof.google)

  8. nice posting gan..
    kunjungan pertama..
    salam kenal

    • ok gan…. salam kenal juga😀

      tenkyu udah kunjungi gubuk blog saiyah

  9. bunganya bagus , berapa yah harganya ?

    • wah.. yang saya tau itu bunga edelweiss ini tidak untuk dijual siy. cuz skrg bunga ini termasuk yang dilindungi karena penyebarannya yang terbatas….
      🙂

  10. bunga abadi wamena ini sayangnya tidak disebutkan nama latinnya. namun sepertinya bunga ini jenis Helicrhysum bractheatum lebih dikenal dengan immortal flower. era 1980-an bunga ini banyak ditanam oleh petani daerah lembang Bandung. syang nya saat ini bunga ini sudah tidak dibudidayakan lagi.

    • wah makasih banged mba dewi telah memberi info ttg nama ilmiah dari bunga wamena ini.

      iyah betul, skrg keberadaan immortal flower ini sudah jarang….😦

  11. Juoz bang postinganx lam knal aja yah! Salam Lestari!

    • hehehe…. iyah makasih😀 hanya iseng2 ajah nge blog nya.

      okeh salam kenal juga🙂


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s